Bagaimana Tips Cara Web Hosting Tanpa Domain?

Jika anda ingin belajar mengelola sebuah website maka sebaiknya silakan pahami terleih dahulu seputar hosting dan domain. Sebab kedua istilah tersebut mempunyai peran yang penting bagi sebuah website. Agar sebuah website bisa diakses dengan mudah maka dibutuhkan hosting dan nama domain yang bisa anda beli. Baik domain maupun hosting bisa dibeli secara terpisah atau bisa membeli keduanya secara bersamaan. Bahkan kini sudah banyak penyedia hosting yang memberikan layanan domain gratis yang akan semakin menguntungkan anda. Saat anda membeli hosting dengan domain gratis maka anda hanya perlu membayar hostingnya saja dengan kode promo niagahoster.

Cara Web Hosting Tanpa Domain

Saat anda mentransfer website aktif dari satu server ke server yang lain maka anda perlu menguji situs tersebut menggunakan DNS record. Bila hal tersebut tidak anda lakukan maka akan membuat website tersebut tidak berfungsi atau kinerjanya semakin lambat. Biasanya website bisa dicek melalui URL sementara atau temporary URL yaitu http://ip_server/-usernamecpanel/ pada cpanel sebelum berpindah ke DNS. Namun cara tersebut tidak dianjurkan sehingga anda bisa menguji website dengan menggunakan file host. Dimana cara ini anda bisa memetakan nama host ke alamat IP di perangkat anda. Dengan begitu maka anda bisa menggunakan server baru menggunakan nama domain anda dan sisanya diarahkan pada server lama.

Jika anda ingin melakukan web hosting tanpa domain maka ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan dengan menggunakan IP server sebagai berikut.

  1. Silakan buka file “ host” di dalam text editor misalnya Notepad atau Sublime dan lain sebagainya. Biasanya lokasi file “ host” akan berbeda untuk sistem operasi yang berbeda pula.
    Mac OS X : /private/etc/hosts
    Linux : /etc/hosts
    Windows : C :\\Windows \System32\drivers\etc
  2. Silakan tambahkan baris berikut ini di akhir dari file “hosts”. Lalu ganti”Alamat_IP” dengan alamat IP server yang baru. Lalu untuk nama domainnya “nama_domain.com” sesuai dengan nama domain anda yang sebenarnya.

Alamat_IP nama_domain.com

Alamat_IP www.nama_domain.com

Melalui cara di atas maka IP yang sudah ditentukan akan menimpa nama domain DNS sebenarnya. Hal tersebut akan membuat anda bisa mengakses website melalui server hostig baru di perangkat lokal anda. Setelah website anda bekerja dengan baik di server baru maka anda bisa memperbaharui DNS record supaya bisa mengarahkan domain anda menuju ke server baru.